Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Penari Pada Sanggar Seni Budaya Besapen Kabupaten Tulang Bawang

Penulis

  • Andy Fitriyadi Dharma Tilaar STIE Gentiaras

DOI:

https://doi.org/10.61401/relevansi.v2i1.18

Abstrak

Salah satu cara dalam melestarikan budaya Lampung adalah dengan mengkoleksi budaya. Beberapa bentuk budaya yang hilang diantaranya adalah seni tari, sastra, bahasa, dan tata cara bermasyarakat. Maka setelah menelaah lebih lanjut secara teori maka penulis mensarikan model dalam suatu masalah penelitian yaitu Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Penari Pada Sanggar Seni Budaya BESAPEN Kabupaten Tulang Bawang masalah ini dibentuk berdasarkan pengamatan awal penulis dan hendak diuji kebenarannya.

Hipotesa penelitian yang berhasil dibuat oleh penulis adalah, ada pengaruh positif dari Budaya Organisasi oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulang Bawang terhadap motivasi pada sanggar Seni Budaya BESAPEN Kabupaten Tulang Bawang. Jenis penelitian pada penelitian ini adalah evaluasi tentang Budaya Organisasi terhadap motivasi pada sanggar Seni Budaya BESAPEN Kabupaten Tulang Bawang,

Setelah dilakukan analisa data didapatkan dari penelitian ini adalah hasil perhitungan diperoleh nilai bahwa t-hitung > t-tabel. Hal ini menunjukkan bahwa koefisien masing masing variabel bebas adalah penting secara statistik pengaruhnya terhadap variabel tak bebasnya. Koefisien determinasi (R2) relatif sedang yaitu sebesar 69,3% (persen) dari variasi perubahan motivasi pada sanggar Seni Budaya BESAPEN Kabupaten Tulang Bawang dapat dijelaskan oleh variabel bebasnya, yaitu pendekatan perilaku. Maka dapat ditarik kesimpulan bahwa setiap Budaya Organisasi yang dilakukan memiliki pengaruh terhadap motivasi anggota sanggar Seni Budaya BESAPEN Kabupaten Tulang Bawang.

Unduhan

Diterbitkan

01-11-2018

Cara Mengutip

Dharma Tilaar, A. F. . (2018). Pengaruh Budaya Organisasi Terhadap Motivasi Penari Pada Sanggar Seni Budaya Besapen Kabupaten Tulang Bawang. Jurnal Relevansi : Ekonomi, Manajemen Dan Bisnis, 2(1), 22–34. https://doi.org/10.61401/relevansi.v2i1.18